Uji Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Kulit Pisang (Musa Paradisiaca L.) terhadap Sel Lini HSC-3

  • Alfred Pakpahan
  • Rezky Anggraeni
Keywords: Ekstrak Musa paradisiaca L, sitotoksisitas, sel lini HSC-3

Abstract

Latar Belakang
Musa paradisiaca Linn adalah tanaman pisang yang memiliki banyak manfaat pada daun, batang, buah, jantung, dan kulitnya. Senyawa yang terdapat dalam kulit pisang masih perlu diteliti untuk pengobatan berbagai penyakit. Kanker mulut adalah penyakit yang sering terjadi pada saat ini, pengobatan kanker biasanya menggunakan bahan kimia sintetik yang mengandung laser dan bedah yang memiliki resiko yang tinggi. Diperlukan pengobatan dengan bahan alam, ekstrak kulit M. paradisiaca diduga memiliki kemampuan sitotoksisitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol dari kulit M. paradisiaca terhadap sitotoksisitas sel lini HSC-3.
Metode
Sel lini HSC-3 diberikan perlakuan dengan ekstrak fraksi etanol kulit M. paradisiaca dengan konsentrasi masing-masing 50 𝜇g/mL, 100 𝜇g/mL, 200 𝜇g/mL, 400 𝜇g/mL selama 24 jam, lalu di uji dengan CCK-8 assay untuk menghitung presentase viabilitas sel dan mendapatkan nilai IC50.
Hasil
Hasil uji fitokimia dari ekstrak kulit pisang memiliki kandungan saponin dan tannin. Pada ekstrak etanol memiliki sitotoksisitas yang paling tinggi pada konsentrasi 100, 200, 400 𝜇g/mL. Analisis statistik menggunakan ANOVA satu arah dan Tukey’s HSD dianggap signifikan p<0,001.
Kesimpulan
Ekstrak etanol kulit M. paradisiaca memiliki potensi untuk dibuat sebagai bahan terapi antikanker HSC-3.

Published
2023-07-07