Peran Rearrangement RET/PTC pada Karsinoma Papiler Tiroid

  • Litta Septina Mahmelia Zaid
  • Endah Zuraidah
  • Agnes Stephanie Harahap
Keywords: Kata kunci: karsinoma papiler tiroid, RET/PTC, inhibitor tirosin kinase

Abstract

ABSTRAK
Karsinoma papiler tiroid merupakan keganasan tiroid yang sering
terjadi baik pada dewasa maupun pada anak. Sekitar 70-85% di
antaranya memiliki diferensiasi yang baik. Besar angka harapan
hidup 5 tahun sekitar 97,9%. Paparan terhadap radiasi pengion
merupakan faktor lingkungan yang paling banyak terdokumentasi
sebagai penyebab karsinoma papiler tiroid. Varian karsinoma
papiler tiroid sesuai dengan WHO 2017, terbagi menjadi mikrokarsinoma, encapsulated, folikuler, diffuse sclerosing, tall cell,
columnar cell, cribriform-morular, hobnail, karsinoma papiler tiroid
dengan fibromatosis/fasciitis seperti stroma, solid/trabekular,
onkositik, spindle cell, clear cell dan warthin like karsinoma papiler
tiroid. Sebuah rearrangement kromosom akibat fusi domain RET
tirosin kinase dengan lokus 5’ dari berbagai gen lain telah
dihubungkan dengan patogenesis karsinoma papiler tiroid.
Rearrangement tersebut menghasilkan chimeric oncogens yang
dinamakan RET/PTC. Rearrangement RET/PTC dapat mengaktivasi reseptor tirosin kinase (domain intraseluler), kemudian
diikuti aktivasi jalur MAPK dan PI3K yang tidak terkontrol sehingga
menyebabkan proliferasi dari sel folikuler tiroid dan berkembang
menjadi keganasan. RET/PTC1 ditemukan berhubungan dengan
gambaran histologi karsinoma papiler tiroid klasik, sedangkan
RET/PTC3 lebih sering ditemukan pada karsinoma papiler tiroid
varian solid. Metode imunohistokimia dapat digunakan untuk
mendeteksi protein H4, hasil ekspresi dari rearrangement
RET/PTC. Beberapa inhibitor tirosin kinase telah melalui uji
preklinis maupun klinis sebagai target terapi untuk menghambat
aktivasi RET tirosin kinase.

Published
2019-01-21