Peran Telomer dan Telomerase pada Kanker Payudara

  • Ria Kodariah
  • Ayla Putri
Keywords: Kata kunci : Kanker payudara, telomer, telomerase

Abstract

ABSTRAK
Kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak terjadi
pada wanita di Indonesia. Perubahan sel-sel payudara normal
menjadi malignan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya
adalah perubahan genetik yaitu mutasi, baik mutasi bawaan
maupun yang didapat. Hal-hal yang menjadi faktor risiko penyebab
timbulnya kanker payudara diantaranya adalah usia menarche
yang telalu dini (<12 tahun), obesitas, usia tua, merokok dan
konsumsi alkohol. Faktor-faktor ini dapat menimbulkan ketidakstabilan genetik sehingga terjadi perubahan-perubahan pada DNA.
Perubahan penting yang terjadi adalah hilangnya fungsi tumor
supressor gene, mutasi pada gen signaling pertumbuhan, serta
terjadinya kestabilan panjang telomer dan bahkan pemanjangan
telomer sehingga sel-sel normal berubah menjadi immortal
kemudian menjadi sel kanker. Telomer sendiri merupakan struktur
yang unik karena telomer menjaga integritas genomik serta
berperan sebagai jam biologis untuk menentukan kapan sel akan
mati. Telomer adalah struktur heksanukleotida yang terdapat pada
ujung-ujung kromosom. Setiap kali sel membelah, maka telomer
yang awalnya berukuran 5-10 kb akan bertambah pendek. Ketika
ukurannya menjadi sangat pendek (3-4 kb), maka akan dimulai
proses apoptosis yang mengarah pada kematian sel. Namun selsel tertentu dapat melarikan diri dari proses kematian dengan cara
mempertahankan panjang telomernya. Cara sel mempertahankan
panjang telomernya adalah dengan mengekspresikan telomerase.
Telomerase adalah enzim ribonukleoprotein yang dapat memperpanjang ukuran telomer. Enzim ini secara fisiologis tidak ditemukan
pada sel-sel dewasa normal, namun dapat ditemukan pada sel
germinal dan dapat pula ditemukan pada sel-sel kanker. Pada sel
kanker payudara, telomerase berasosiasi dengan ukuran tumor
yang besar dan berasosiasi dengan buruknya angka kesintasan
pada pasien kanker mamae.

Published
2019-09-02