Peran Fusi Gen BRAF dalam Patogenesis Tumor Mesenkimal dan Implikasinya terhadap Strategi Terapi Target

  • Fairi Cunny
  • Evelina Evelina
  • Puspita Eka Wuyung
Keywords: Fusi gen BRAF, tumor mesenkimal, terapi target

Abstract

Tumor mesenkimal merupakan kelompok neoplasma heterogen dengan tantangan diagnostik yang signifikan. Perkembangan terkini menunjukkan perubahan genetik fusi gen BRAF berperan krusial sebagai oncogenic driver dalam patogenesis tumor ini. Fusi BRAF terjadi akibat rearrangement kromosom yang menggabungkan gen BRAF dengan gen pasangan lainnya. Gambaran morfologi tumor dengan fusi BRAF sering kali menunjukkan bentuk sel spindle yang uniform dengan stroma miksoid atau kolagen, yang perlu dibedakan terhadap entitas serupa. Tumor ini dapat ditemukan pada infantile fibrosarcoma (IFS)-like tumors, spindle cell tumors resembling malignant peripheral nerve sheath tumors (MPNST), dan lipofibromatosis-like neural tumor (LPF-NT). Deteksi fusi gen BRAF dapat dilakukan dengan pemeriksaan fluorescence in situ hybridization (FISH), next-generation sequencing (NGS) dan pemeriksaan berbasis imunologi. Keberadaan fusi BRAF memiliki implikasi penting terhadap prognosis dan pemilihan terapi, dimana terapi target berbasis inhibitor BRAF generasi terbaru dan inhibitor MEK menjadi pendekatan utama karena menunjukkan efektivitas yang lebih baik dalam menghambat jalur downstream. Oleh karena itu, pemahaman mengenai patogenesis, epidemiologi, serta implikasi terapeutik fusi BRAF menjadi sangat penting bagi seorang ahli patologi anatomik.

Published
2026-06-30